Semua artikel

RISET PRODUK

Cara Riset Produk di Shopee: 6 Langkah Pakai Data

Cara riset produk di Shopee dalam 6 langkah: kumpulkan calon dari menu resmi, ukur omzet pasar, cek listing baru dan harga. Ada contoh hitung 3 skenario.

Cara riset produk di Shopee: kumpulkan beberapa calon produk, lalu untuk tiap calon baca tiga angka dari hasil pencarian kata kuncinya. Ketiganya adalah omzet pasar sebulan (harga dikali terjual per bulan, dijumlah untuk semua produk), jumlah produk yang sudah mencapai target omzet Anda, dan berapa di antaranya listing berumur di bawah 6 bulan. Pilih calon yang listing barunya terbukti mencapai target itu dan yang harga jual minimum Anda masih masuk di rentang harga mereka; pasar yang besar saja belum cukup.

Artikel ini mengurutkan risetnya jadi enam langkah. Tiga langkah pertama bisa dikerjakan tanpa alat apa pun. Langkah 4 dan 5 butuh umur listing dan omzet per produk, dan di situ kami memakai Risetika sebagai contoh. Kalau toko Anda belum dibuka, riset ini adalah langkah kedua dari enam langkah jualan di Shopee untuk pemula.

Langkah 1: kumpulkan calon produk dari menu resmi Shopee

Riset dimulai dari daftar calon, bukan dari satu produk yang kebetulan Anda lihat ramai. Shopee sendiri menyediakan beberapa tempat untuk mencari ide. Ringkasan dari Pusat Edukasi Penjual Shopee yang kami baca pada 30 September 2026:

MenuLetakYang ditampilkanPeriodeBatasnya
Produk TerlarisSeller Centre, Panduan Penjualan30 produk terlaris per sub-kategori, berdasarkan jumlah terjual30 hari terakhirhanya untuk Penjual terpilih
Produk PopulerSeller Centre, Panduan Penjualanproduk terlaris berdasarkan pencarian populer, maksimal 30 produk per kata kunci7 hari terakhirhanya untuk Penjual terpilih, dan hanya 3 kategori dengan produk terbanyak di toko Anda
Kata Kunci TeratasSeller Centre, Panduan Penjualankata kunci pencarian teratas7 hari terakhirsama dengan Produk Populer
Urutan Terlarishalaman hasil pencarian Shopeeproduk diurutkan berdasarkan jumlah produk terjual setiap bulannyabulananbaris pertama hasil pencarian diisi produk beriklan

Sumber: Apa itu Panduan Penjualan, Tentang Produk Terlaris, Tentang Produk Populer, Tentang Kata Kunci Teratas, dan Komponen Halaman Pencarian Shopee.

Dua hal perlu dicatat. Pertama, ketiga tab di Panduan Penjualan hanya untuk Penjual terpilih, dan Produk Populer serta Kata Kunci Teratas terikat pada kategori yang sudah Anda jual. Jadi menu itu kurang membantu kalau Anda belum punya toko atau ingin masuk ke kategori baru. Untuk kasus itu, mulai dari urutan Terlaris di hasil pencarian; cara membacanya ada di artikel cara melihat produk terlaris di Shopee per bulan, dan untuk produk yang sedang naik ada di cara melihat produk trending di Shopee.

Kedua, halaman-halaman resmi di atas tidak menyebut omzet per kata kunci, sebaran harga, atau umur listing pesaing. Menu ini cocok untuk mengumpulkan nama produk dan kata kunci. Untuk memutuskan calon mana yang layak, Anda masih perlu menghitung sendiri di langkah 3 sampai 5. Tulis dulu tiga sampai lima calon, masing-masing dengan kata kunci yang akan diketik pembeli. Kalau calon Anda masih berupa kategori lebar seperti "kaos kaki", pecah dulu menjadi sub-niche; caranya ada di artikel cara mencari niche produk di Shopee. Kalau Anda berencana mempromosikan produk toko lain lewat Shopee Affiliate, bukan menyetok sendiri, cara mengecek komisinya ada di cara cek komisi produk Shopee Affiliate.

Langkah 2: tentukan target omzet dan harga jual minimum Anda

Sebelum membuka Shopee lagi, siapkan dua angka milik Anda sendiri. Tanpa keduanya, semua angka pasar hanya terlihat besar atau kecil tanpa arti.

  • Target omzet bulanan dari produk ini. Misalnya Rp 10 juta sebulan. Angka ini dipakai di langkah 4 untuk bertanya: sudah ada berapa produk yang mencapainya?
  • Harga jual minimum. Harga terendah yang masih menyisakan laba setelah modal, kemasan, dan potongan Shopee. Cara menghitungnya ada di artikel cara menentukan harga jual di Shopee. Angka ini dipakai di langkah 5.

Langkah 3: ukur omzet pasar tiap kata kunci

Ketik kata kunci calon pertama di Shopee. Yang ingin Anda ketahui: berapa rupiah yang dibelanjakan pembeli untuk kata kunci ini dalam sebulan. Rumusnya sederhana: untuk tiap produk di hasil pencarian, kalikan harga dengan jumlah terjual per bulan, lalu jumlahkan semuanya.

Cara manual: pilih urutan Terlaris, salin harga dan angka terjual dari kartu-kartu di halaman pertama ke spreadsheet, lalu kalikan dan jumlahkan. Hasilnya kasar. Kami tidak menemukan halaman resmi Shopee yang menjelaskan apakah angka terjual di kartu produk itu total sejak produk tayang atau sebulan terakhir, dan bagaimana pembulatannya. Di tangkapan layar aplikasi Shopee yang dimuat sebuah blog pada 2024, labelnya berbunyi "1RB+ Terjual/Bln"; bentuk label di akun Anda sekarang bisa berbeda, jadi perlakukan hitungan manual sebagai perkiraan.

Kalau menghitung manual terasa lama, di sinilah Risetika membantu. Begitu Anda mencari sebuah kata kunci, panel Riset Market muncul di atas hasil pencarian dan menjumlahkannya untuk Anda: jumlah produk yang dianalisis, market size (omzet 30 hari), jumlah pcs terjual per bulan, rentang harga, dan umur listing. Semua angka omzet di panel itu adalah estimasi dari harga dikali jumlah terjual yang tampak, bukan data resmi Shopee.

Panel Riset Market Risetika untuk kata kunci rak bumbu dapur dengan data contoh: 360 produk dianalisis, rentang harga Rp25.500 sampai Rp120.000, market size Rp2.842.679.000, terjual 51.997 pcs per bulan, dan dua diagram batang omzet per umur listing dan per rentang harga
Calon A, rak bumbu dapur (data contoh). Produk, toko, dan angkanya rekaan untuk artikel ini, bukan data Shopee sungguhan; panelnya panel Risetika yang asli. Market size Rp 2,84 miliar dari 360 produk. Ubin Rata-rata omzet/bln menghitung rata-rata sepanjang umur tiap listing, jadi angkanya tidak sama dengan market size dibagi jumlah produk.
Panel Riset Market Risetika untuk kata kunci rak sepatu lipat dengan data contoh: 360 produk dianalisis, rentang harga Rp36.000 sampai Rp219.000, market size Rp1.655.678.000, terjual 15.165 pcs per bulan, dan dua diagram batang omzet per umur listing dan per rentang harga
Calon B, rak sepatu lipat (data contoh). Market size Rp 1,66 miliar dari 360 produk, lebih kecil dari calon A. Perhatikan diagram umur listing: dua batang pertama, umur di bawah 5,6 bulan, sudah memegang omzet yang tinggi.

Ulangi untuk tiap calon dan catat market size-nya. Kalau target omzet Anda hanya sebagian kecil dari market size, pasarnya cukup besar untuk Anda. Tapi angka ini belum menjawab pertanyaan yang lebih penting: apakah toko baru bisa ikut mengambil bagian?

Langkah 4: hitung berapa produk yang sudah mencapai target Anda

Market size adalah omzet semua produk digabung. Yang menentukan nasib Anda adalah berapa produk yang sudah mencapai target omzet Anda, dan seberapa muda umur produk-produk itu. Kalau semua yang mencapai target adalah listing berumur bertahun-tahun, Anda akan melawan ulasan dan riwayat penjualan yang belum Anda punya.

Di panel Riset Market, buka kontrol Filter dan pilih Omzet/bln ≥ Rp10jt. Label di atas diagram berubah menjadi "hasil filter" diikuti jumlah produk yang lolos, dan diagram Omzet per Umur Listing kini hanya memuat produk-produk itu. Filter Listing baru (< 6 bln) melakukan kebalikannya: menampilkan semua listing muda, berapa pun omzetnya.

Diagram Risetika untuk rak bumbu dapur setelah Filter Omzet/bln minimal Rp10jt, data contoh: hasil filter 65 produk, batang umur listing dimulai dari 1,1 tahun sampai 4,2 tahun, dan batang rentang harga dari Rp31,5rb sampai Rp72rb
Calon A setelah filter (data contoh). Ada 65 produk yang omzetnya minimal Rp 10 juta, tapi batang termuda baru dimulai di umur 1,1 tahun. Tidak ada listing muda di antara mereka. Harganya berkisar Rp 31.500 sampai Rp 72.000.
Diagram Risetika untuk rak sepatu lipat setelah Filter Omzet/bln minimal Rp10jt, data contoh: hasil filter 48 produk, lima batang pertama umur listing berada di 1,1 bulan sampai 5 bulan, dan batang rentang harga dari Rp90rb sampai Rp155rb
Calon B setelah filter (data contoh). Hanya 48 produk yang mencapai Rp 10 juta, tapi lima batang pertama berisi listing berumur 1,1 sampai 5 bulan. Harganya berkisar Rp 90.000 sampai Rp 154.500.

Untuk jumlah persisnya, unduh CSV dari panel yang sama. Kolom Omzet 30 Hari dan Umur Listing (bulan) cukup untuk menghitung berapa produk yang omzetnya di atas target Anda dan berumur di bawah enam bulan. Cara ini juga dipakai kalau target Anda bukan Rp 10 juta.

Dua catatan. Batas Rp 10 juta dan 6 bulan adalah pilihan filter di Risetika, patokan kasar dan bukan aturan Shopee. Lalu, urutan Terbaru di Shopee tidak bisa dipakai sebagai pengganti umur listing: menurut halaman Komponen Halaman Pencarian Shopee, urutan itu mengikuti waktu terakhir produk dibuat dan/atau dinaikkan dengan fitur Naikkan Produk.

Langkah 5: cocokkan harga Anda dengan harga produk yang sudah berhasil

Biarkan filter omzet tetap aktif dan lihat diagram Omzet per Rentang Harga. Diagram ini sekarang menunjukkan di harga berapa produk-produk yang mencapai target itu dijual. Bandingkan dengan harga jual minimum Anda dari langkah 2. Cara membaca jumlah kompetitor dan penjualan 30 hari per rentang harga dijelaskan di artikel cara melihat harga kompetitor di Shopee.

  • Harga minimum Anda ada di dalam rentang itu: Anda bisa bersaing di harga yang sudah terbukti laku.
  • Harga minimum Anda di atas batang terakhir: belum ada produk yang mencapai target di harga setinggi itu. Anda harus punya alasan kuat kenapa pembeli mau membayar lebih, atau mencari pemasok yang lebih murah.

Contoh hitung: rak bumbu dapur lawan rak sepatu lipat

Misalkan Anda menimbang dua calon produk. Semua angka pasar di bawah berasal dari data contoh pada keempat gambar di atas: 360 produk rekaan per kata kunci yang kami susun untuk artikel ini lalu dibaca oleh panel Risetika. Ini bukan data Shopee sungguhan, jadi jangan dipakai untuk menilai pasar rak yang sebenarnya. Angka milik Anda juga angka contoh: target omzet Rp 10 juta sebulan, harga jual minimum rak bumbu Rp 78.000, dan harga jual minimum rak sepatu Rp 89.000.

Skenario A: rak bumbu dapur

Market size Rp 2.842.679.000 dari 51.997 pcs sebulan. Target Rp 10 juta hanya 0,35% dari pasar, jadi ukuran pasar bukan masalah. Ada 65 produk yang omzetnya minimal Rp 10 juta, tapi tidak satu pun berumur di bawah 6 bulan. Padahal ada 88 listing berumur di bawah 6 bulan di pasar ini; omzet gabungan mereka Rp 119.846.000, hanya 4,2% dari market size.

Harga juga tidak cocok. Ke-65 produk itu dijual di Rp 31.500 sampai Rp 72.000, sedangkan harga minimum Anda Rp 78.000. Untuk mencapai target di harga itu Anda perlu menjual 129 pcs sebulan. Cek balik: 129 x Rp 78.000 = Rp 10.062.000, sedikit di atas target karena jumlah pcs dibulatkan ke atas. Keputusan: batal. Belum ada listing muda yang mencapai target, dan belum ada produk yang mencapainya di harga Anda.

Skenario B: rak sepatu lipat

Market size Rp 1.655.678.000 dari 15.165 pcs sebulan, lebih kecil dari calon A. Target Rp 10 juta adalah 0,6% dari pasar, masih sebagian kecil. Ada 48 produk yang omzetnya minimal Rp 10 juta, dan menurut CSV 29 di antaranya berumur di bawah 6 bulan. Seluruh listing muda di pasar ini berjumlah 64, dengan omzet gabungan Rp 553.103.500 atau 33,4% dari market size.

Ke-48 produk itu dijual di Rp 90.000 sampai Rp 154.500. Harga minimum Anda Rp 89.000, jadi Anda bisa memasang Rp 105.000 dan tetap berada di dalam rentang mereka. Di harga itu target tercapai dengan 96 pcs sebulan. Cek balik: 96 x Rp 105.000 = Rp 10.080.000; jumlah itu 0,63% dari 15.165 pcs yang terjual di pasar ini sebulan. Keputusan: lanjut ke langkah 6.

Skenario C: rak bumbu dapur dengan pemasok lebih murah

Bagaimana kalau Anda menemukan pemasok rak bumbu yang lebih murah, sehingga harga jual minimum turun jadi Rp 52.000? Sekarang harga bukan lagi penghalang: 42 dari 65 produk yang mencapai target dijual di Rp 52.000 atau lebih. Kalau Anda memasang Rp 55.000, target butuh 182 pcs sebulan. Cek balik: 182 x Rp 55.000 = Rp 10.010.000.

Tapi jumlah listing muda yang mencapai target tetap nol. Pemasok yang lebih murah memperbaiki harga, tidak memperbaiki peluang toko baru. Keputusan: tunda. Masuk hanya kalau Anda punya pembeda yang jelas, atau siap dengan target yang lebih rendah di bulan-bulan awal.

Yang dibacaSkenario ASkenario BSkenario C
Market size (omzet 30 hari)Rp 2,84 miliarRp 1,66 miliarRp 2,84 miliar
Produk dengan omzet minimal Rp 10 juta654865
Di antaranya listing di bawah 6 bulan0290
Harga produk yang mencapai targetRp 31.500 sampai Rp 72.000Rp 90.000 sampai Rp 154.500Rp 31.500 sampai Rp 72.000
Harga jual minimum AndaRp 78.000Rp 89.000Rp 52.000
Pcs sebulan untuk target12996182
Keputusanbatallanjuttunda

Kalau hanya melihat market size, calon A menang jauh. Yang membalik keputusan adalah dua angka di baris ketiga dan keempat: siapa yang sudah berhasil mencapai target, dan di harga berapa.

Langkah 6: periksa produk acuan, varian, dan toko pesaing

Calon yang lolos belum selesai diriset. Sebelum memesan stok, periksa tiga hal lagi untuk calon itu:

Kalau Anda masih ragu di antara dua kata kunci untuk produk yang sama, bandingkan keduanya dengan cara di cara menilai sebuah keyword sebelum mulai jualan di Shopee. Setelah produknya dipilih, kata kunci yang sama dipakai lagi saat membuat judul produk.

Batas angka di riset ini

Riset produk mengurangi tebakan, tidak menghapusnya. Beberapa batas yang perlu Anda ingat saat membaca angkanya:

  • Omzet pasar adalah estimasi dari harga dikali jumlah terjual yang tampak. Shopee tidak menerbitkan omzet per kata kunci di halaman resmi yang kami baca.
  • Yang dihitung adalah produk yang terkumpul dari hasil pencarian, di contoh ini 360 produk per kata kunci, bukan seluruh produk di Shopee.
  • Baris pertama hasil pencarian diisi produk beriklan. Produk yang tampil di atas belum tentu laku tanpa iklan.
  • Angkanya memotret 30 hari terakhir. Produk musiman bisa terlihat bagus bulan ini dan sepi bulan depan, jadi ulangi riset sebelum memesan stok berikutnya.
  • Listing muda yang mencapai target menunjukkan bahwa itu mungkin, bukan jaminan bahwa toko Anda akan mengulanginya. Kami belum punya data untuk mengukur seberapa sering hal itu terulang.

Setelah produknya terpilih, langkah berikutnya adalah menentukan berapa stok yang dibeli pertama kali. Caranya, memakai angka terjual listing baru dari riset yang sama, ada di artikel cara menghitung modal awal jualan di Shopee.

Kalau Anda tidak menyetok barang dan ingin mempromosikan produk orang lain sebagai affiliate, urutannya berbeda: mulai dari komisi per pesanan, lalu bandingkan pesanan yang Anda butuhkan dengan terjual 30 hari dan jumlah affiliate lain. Caranya ada di artikel riset produk affiliate Shopee.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah bisa riset produk di Shopee gratis tanpa tools?

Bisa untuk mengumpulkan ide. Urutan Terlaris di hasil pencarian bisa dibuka siapa saja, dan Penjual terpilih punya tab Produk Terlaris, Produk Populer, dan Kata Kunci Teratas di Panduan Penjualan Seller Centre. Menghitung omzet pasar juga bisa di spreadsheet, tapi hasilnya kasar dan umur listing pesaing sulit didapat. Risetika memberi masa coba 3 hari saat login pertama kali.

Apa itu produk winning di Shopee?

Istilah ini dipakai penjual, dan kami tidak menemukannya di halaman resmi Shopee yang kami baca. Dalam kerangka artikel ini, produk yang layak dipilih adalah produk yang pasarnya cukup untuk target Anda, yang listing barunya terbukti bisa mencapai target itu, dan yang harga jual minimum Anda masih masuk di rentang harganya.

Apakah cara ini bisa dipakai untuk Shopee Affiliate?

Langkah mengukur pasar dan membaca umur listing tetap sama, karena yang dibaca adalah hasil pencarian yang sama. Bedanya, affiliate tidak menyetok barang, jadi angka milik Anda di langkah kedua adalah komisi yang diharapkan, bukan harga jual minimum.

Seberapa sering riset produk perlu diulang?

Tidak ada aturan baku. Angka pasar di artikel ini memotret 30 hari terakhir, dan menu resmi Shopee memakai periode 7 hari atau 30 hari, jadi hasil riset cepat berubah untuk produk musiman. Ulangi sebelum memesan stok berikutnya dan setiap kali penjualan Anda berubah tanpa sebab yang jelas.

Baca angka pasarnya sendiri

Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.