Cara Riset Produk Shopee Pakai ChatGPT dan Gemini
Cara riset produk Shopee pakai ChatGPT dengan data pesaing: berkas yang dilampirkan, isi prompt, dan cara menghitung ulang angka di jawaban AI.
Riset produk Shopee pakai ChatGPT baru bisa dipercaya kalau AI-nya diberi data: kumpulkan harga, jumlah terjual, dan ulasan produk pesaing, lampirkan berkasnya bersama prompt, lalu minta ringkasan pola harga, permintaan varian, dan keluhan pembeli. Sebelum jawabannya dipakai untuk belanja stok, hitung ulang setiap angka di jawaban itu dari berkas yang sama. Di contoh botol minum di bawah, 6 dari 8 angka yang kami cek cocok, tetapi 2 angka yang meleset cukup untuk mengubah keputusan harga.
Kenapa bertanya "produk apa yang laris" ke ChatGPT tidak cukup
Banyak panduan menyuruh mengetik pertanyaan seperti "kasih daftar 20 produk yang lagi tren" tanpa memberi data apa pun. Jawabannya terdengar meyakinkan, tetapi Anda tidak bisa memeriksa dari mana angka atau daftar itu berasal. Pusat Bantuan OpenAI (halaman tentang analisis data dengan ChatGPT, dibaca 3 Oktober 2026) menulis sendiri: kalau analisis bergantung pada data dari luar, unggah datanya atau sambungkan sumbernya dulu sebelum meminta ChatGPT menganalisis, lalu periksa hasil, kode, dan asumsinya sebelum dipakai.
Jadi pembagian kerjanya begini. Data harga, terjual, dan ulasan datang dari Shopee, dikumpulkan oleh Anda. AI dipakai untuk pekerjaan yang lambat kalau dikerjakan manusia: membaca puluhan ulasan, mengelompokkan keluhan yang berulang, dan menyusun ringkasan. Angka di jawabannya diperlakukan sebagai dugaan sampai Anda menghitungnya ulang.
Langkah 1: kumpulkan data pesaing yang bisa dilampirkan
Yang dibutuhkan AI untuk riset produk adalah tabel produk pesaing: nama, toko, harga, jumlah terjual, rating, jumlah ulasan, dan bila ada, isi ulasan per varian. Cara manualnya menyalin angka dari hasil pencarian Shopee ke spreadsheet, lalu menyimpannya sebagai CSV. Cara ini lambat dan mudah salah ketik, tetapi bisa dipakai untuk 10 sampai 20 produk.
Dengan ekstensi Risetika, ada dua berkas yang siap dilampirkan:
- CSV Riset Pasar atau Riset Toko. Panel Riset Market mengumpulkan produk dari hasil pencarian satu keyword, dan tombol Export CSV menyimpan kolom Harga, Terjual 30 Hari, Omzet 30 Hari, Rating, Jumlah Ulasan, Umur Listing, dan lainnya. Arti tiap kolom ada di artikel cara download data produk Shopee ke Excel. Berkas ini tidak berisi teks ulasan.
- JSON Riset Produk. Produk yang Anda simpan lewat tombol Tambahkan ke Riset Produk di halaman produk Shopee (lihat Riset Produk) bisa diekspor lewat Export JSON. Isinya harga, terjual, rating, varian, dan ulasan pembeli yang sempat terbaca, tanpa nama pembeli. Bila project ditautkan ke satu keyword, berkasnya juga membawa ringkasan pasar: median dan kuartil harga, omzet 30 hari, serta 10 produk beromzet 30 hari terbesar.
Dua catatan sebelum dilampirkan. Omzet di Risetika adalah estimasi dari harga dikali jumlah terjual yang tampak, bukan data resmi Shopee. Dan angka terjual di halaman produk tidak selalu satu periode: ada yang kumulatif sejak tayang, ada yang 30 hari terakhir. Prompt yang baik memberi tahu AI soal ini, supaya ia tidak membandingkan angka yang satuannya berbeda.
Langkah 2: lampirkan berkas dan pakai prompt yang menahan AI menebak
Prompt untuk riset produk lebih panjang daripada prompt menulis caption, karena isinya sebagian besar penjelasan data. Kalau Anda menulis sendiri, pastikan prompt memuat lima hal ini:
- Peran dan tujuan. "Kamu analis riset pasar untuk penjual Shopee Indonesia. Saya mau memutuskan produk dan harga untuk keyword X."
- Arti tiap kolom. Sebutkan kolom mana harga, mana terjual 30 hari, mana omzet estimasi.
- Aturan angka kosong. "Sel kosong berarti tidak terbaca, bukan nol. Jangan ditebak dan jangan dihitung dalam rata-rata."
- Batas datanya. "Berkas ini hanya produk yang saya kumpulkan, bukan seluruh pasar. Ulasan condong ke pembeli yang sangat puas atau sangat kecewa."
- Wajib menunjukkan hitungan. "Setiap persen atau total yang kamu tulis, sebutkan produk dan angka yang kamu jumlahkan." Baris ini yang membuat langkah 3 mudah.
Di Risetika, tombol Analisis dengan AI di halaman Riset Produk, Riset Pasar, dan Riset Toko menyiapkan prompt seperti itu. Untuk Riset Produk panjangnya 5.344 karakter. Anda memilih ChatGPT, Gemini, Claude, atau Perplexity, tab AI terbuka dan prompt diketikkan ke kotak ketiknya, lalu Anda melampirkan berkas hasil ekspor sendiri. Risetika hanya mengirim perintahnya, bukan datanya, dan tidak memanggil AI sendiri. Setelah AI menjawab, seluruh jawabannya ditempel kembali lewat Impor di halaman Insight AI (lihat panduan Insight AI).
Langkah 3: hitung ulang angka di jawaban AI
Untuk contoh ini kami membuat project rekaan "Riset Botol Minum 1 Liter": 8 produk pesaing dan 40 ulasan, ditautkan ke pasar rekaan keyword "botol minum 1 liter" berisi 30 produk dengan omzet 30 hari Rp464.410.800 dari 13.504 pcs. Kuartil atas harganya (p75, batas 25% produk termahal) Rp43.725. Semua produk, angka, dan ulasannya data contoh, bukan data Shopee. Berkas Export JSON dan prompt asli Risetika 1.0.11 kami berikan ke Claude (model claude-opus-5-5, buatan Anthropic), dan jawabannya kami pakai apa adanya. ChatGPT atau Gemini bisa memberi jawaban dan kesalahan yang berbeda.
Kami mengambil 8 angka dari jawaban itu dan menghitung ulang masing-masing dari berkas yang sama:
| Angka di jawaban AI | Hitung ulang | Hasil |
|---|---|---|
| 10 produk teratas = 11.002 dari 13.504 pcs (81%) | 11.002 / 13.504 = 81,5% | Cocok |
| 5 dari 10 produk teratas ada di project | 5 produk | Cocok |
| Botol galon mini 3.200 pcs, sekitar 24% pcs | 3.200 / 13.504 = 23,7% | Cocok |
| "Bau plastik" di 3 dari 40 ulasan | 3 ulasan | Cocok |
| 6 dari 40 ulasan berbintang 1 atau 2 | 6 ulasan | Cocok |
| Varian Pink 5.200 dari 15.200 pcs (34%) | 5.200 / 15.200 = 34,2% | Cocok |
| Produk di atas p75 = sekitar 41% omzet pasar | 50,6% (satu produk premium terlewat) | Meleset |
| Tidak ada produk di harga Rp45.000 sampai Rp69.000 | Ada 2 produk di data pasar lengkap | Meleset |
Dua angka yang meleset justru yang dipakai untuk memutuskan harga di contoh ini. Bandingkan apa yang terjadi kalau jawaban AI dipakai apa adanya dengan kalau angkanya dihitung ulang.
Skenario A: jawaban AI dipakai apa adanya
Jawaban AI menyebut empat tumbler di atas p75 (Rp99.000, Rp85.000, Rp69.000, Rp129.000) menghasilkan sekitar Rp192 juta dari Rp464 juta omzet pasar, sekitar 41%, dan rentang Rp45.000 sampai Rp69.000 kosong. Seller yang membaca ini mudah menyimpulkan: buat botol tritan premium seharga Rp55.000, tepat di tengah celah yang "kosong", dan belanja stok besar karena belum ada pesaing di harga itu.
Skenario B: angka dihitung ulang dari berkas
Di berkas yang sama ada lima produk di atas p75 Rp43.725, bukan empat. Yang terlewat adalah botol tritan Rp45.000 yang laku 950 pcs per 30 hari, padahal kartu Peta Harga Risetika dan jawaban AI sendiri di bagian lain menandainya premium.
| Produk di atas p75 | Harga x pcs 30 hari | Omzet 30 hari |
|---|---|---|
| Tumbler vacuum flask | Rp99.000 x 1.100 | Rp108.900.000 |
| Botol tritan anti bocor | Rp45.000 x 950 | Rp42.750.000 |
| Tumbler kopi tutup ganda | Rp85.000 x 420 | Rp35.700.000 |
| Tumbler stainless termos | Rp69.000 x 410 | Rp28.290.000 |
| Tumbler gagang besar | Rp129.000 x 150 | Rp19.350.000 |
| Jumlah | 3.030 pcs | Rp234.990.000 |
Rp234.990.000 dibagi Rp464.410.800 = 50,6% omzet pasar, dari 3.030 / 13.504 = 22,4% pcs. Selisihnya dengan angka AI adalah persis omzet botol tritan, Rp42.750.000 atau 9,2 poin persen. Segmen premium ternyata separuh pasar, lebih besar dari yang dikatakan AI.
Celah harganya lain cerita. Berkas JSON hanya membawa 10 produk teratas pasar, jadi AI memang tidak melihat 20 produk lainnya, dan jawabannya sendiri menyebut celah itu perlu dicek. CSV Riset Pasar keyword yang sama berisi ke-30 produk, dan di sana ada dua produk di rentang itu: botol kaca tutup bambu Rp55.000 dan botol tritan premium Rp59.000. Masing-masing laku 40 pcs per 30 hari, atau omzet Rp2.200.000 dan Rp2.360.000. Sebagai pembanding, botol tritan Rp45.000 laku 950 pcs, hampir 24 kali lipat salah satu dari mereka.
Cek balik: jumlah omzet ke-30 produk di CSV = Rp464.410.800, sama dengan omzet pasar di berkas JSON. Produk di atas p75 di data lengkap ada delapan: lima di tabel tadi, dua produk di celah, dan satu termos Rp79.000 yang tidak laku dalam 30 hari. Omzetnya Rp234.990.000 + Rp2.200.000 + Rp2.360.000 + Rp0 = Rp239.550.000, atau 51,6%. Angkanya hanya naik 1 poin, jadi kesimpulan "segmen premium sekitar separuh omzet" tetap berlaku.
Keputusan di Skenario B: produk premium layak dikejar, tetapi Rp55.000 bukan celah kosong. Dua produk yang sudah ada di harga itu hanya laku 40 pcs per 30 hari. Pilihan yang lebih aman adalah bersaing di sekitar Rp45.000, tempat botol tritan sudah terbukti laku, dengan menjawab keluhan yang muncul di ulasan (bau plastik dan tutup bocor), atau menguji Rp55.000 dengan stok kecil dulu.
| Skenario A: percaya AI | Skenario B: hitung ulang | |
|---|---|---|
| Porsi omzet di atas p75 | sekitar 41% | 50,6% (51,6% dari 30 produk) |
| Produk di Rp45.000 sampai Rp69.000 | 0 | 2, masing-masing 40 pcs per 30 hari |
| Keputusan | Botol premium Rp55.000, stok besar | Bersaing di sekitar Rp45.000, atau uji Rp55.000 dengan stok kecil |
Cara menghitung ulang tanpa alat apa pun: buka CSV di Excel atau Google Sheets, saring kolom Harga sesuai batas yang disebut AI, lalu jumlahkan kolom Omzet 30 Hari dan bagi dengan total kolom yang sama. Kalau AI menyebut "tidak ada produk di rentang X", saring rentangnya dan lihat apakah baris yang tersisa benar-benar nol. Di Risetika, kartu berlencana "dari data" di tab Analisis Data (peta harga, sebaran bintang ulasan, varian paling diulas, dan tren ulasan per bulan) sudah dihitung dari berkas, jadi bisa langsung dipakai sebagai pembanding.
Batas ChatGPT dan Gemini gratis untuk lampiran berkas
Pusat Bantuan OpenAI (dibaca 3 Oktober 2026) menyebut unggah berkas tersedia di paket gratis maupun berbayar. Pengguna gratis dibatasi 3 unggahan berkas per hari, dan batas itu bisa diturunkan saat jam sibuk. Untuk CSV, ukuran berkas maksimal sekitar 50 MB, tergantung ukuran tiap baris. Berkas .csv dan .json sama-sama masuk daftar jenis berkas untuk analisis data, dengan catatan jenis yang tersedia bisa berbeda per model dan paket. Karena kuotanya kecil, gabungkan data yang mau dianalisis ke satu berkas sebelum diunggah.
Pusat Bantuan Google untuk Gemini (dibaca 3 Oktober 2026) menyebut Anda harus masuk ke akun Google untuk mengunggah berkas, sampai 10 berkas dalam satu prompt, dan sebagian besar jenis berkas sampai 100 MB. Tanpa paket AI berbayar, jendela konteks Gemini 32 ribu token, yaitu batas jumlah teks yang bisa dibaca dalam satu percakapan. Halaman itu tidak menyebut CSV atau JSON secara khusus, dan kami belum mengujinya dengan akun gratis. Kalau jawaban Gemini tampak hanya membaca sebagian produk, centang lebih sedikit produk sebelum ekspor. Batas lampiran Claude dan Perplexity versi gratis belum kami periksa.
ChatGPT Business dari Shopee: yang perlu diketahui
Pusat Edukasi Penjual Shopee (halaman bertanggal 21 Agustus 2026, dibaca 3 Oktober 2026) menjelaskan program kemitraan resmi Shopee dan OpenAI berupa uji coba gratis ChatGPT Business selama 6 bulan. Menurut syarat dan ketentuannya di Pusat Bantuan Shopee (terakhir diubah 18 Agustus 2026), penawaran ini untuk penjual terpilih, tergantung ketersediaan, dalam periode Agustus 2026 sampai Agustus 2027, dan pendaftarannya meminta kartu debit atau kredit karena uji coba berlanjut menjadi langganan berbayar. Baca tarif terbarunya di halaman syarat itu sebelum mendaftar.
Halaman yang sama menulis "Data toko Shopee tidak dibagikan ke ChatGPT." Artinya, dengan program ini pun data pesaing tetap harus Anda kumpulkan dan lampirkan sendiri, dan langkah hitung ulang di atas tetap berlaku. Fitur Asisten AI Chat Shopee adalah balasan chat otomatis untuk pembeli, bukan alat riset produk.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah ChatGPT gratis bisa dipakai untuk riset produk Shopee?
Bisa, selama Anda melampirkan data. Menurut Pusat Bantuan OpenAI (dibaca 3 Oktober 2026), unggah berkas tersedia di paket gratis dengan batas 3 unggahan berkas per hari, jadi gabungkan data ke satu berkas sebelum diunggah.
Apakah Risetika mengirim data riset saya ke ChatGPT?
Tidak. Tombol Analisis dengan AI hanya membuka ChatGPT, Gemini, Claude, atau Perplexity dan mengetikkan prompt. Berkas data Anda lampirkan sendiri, dan Risetika tidak memanggil AI apa pun.
Mana yang lebih bagus untuk riset produk, ChatGPT atau Gemini?
Kami tidak membandingkan keduanya. Contoh di artikel ini memakai Claude dengan prompt yang sama. Yang lebih menentukan hasil adalah data yang dilampirkan dan kebiasaan menghitung ulang angka di jawabannya.
Apakah jawaban AI di contoh artikel ini disunting?
Tidak. Jawaban Claude atas berkas data contoh dan prompt asli Risetika 1.0.11 dipakai apa adanya, termasuk dua angka yang meleset. Data produknya rekaan, bukan data Shopee.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.