Cara Menilai Sebuah Keyword Sebelum Mulai Jualan di Shopee
Empat angka yang perlu dibaca dari hasil pencarian Shopee sebelum menyetok barang: market size, rata-rata omzet per produk, rentang harga terlaris, dan umur listing.
Banyak seller memilih produk dari firasat: melihat satu toko yang ramai, lalu ikut menjual barang yang sama. Masalahnya, satu toko yang ramai belum tentu berarti pasarnya masih terbuka. Sebelum menyetok barang, ada empat hal yang bisa Anda baca dari hasil pencarian sebuah keyword di Shopee. Di tiap bagian ada patokan angka kasar, dan di akhir artikel keempatnya dipakai untuk menilai satu keyword contoh sampai ke kesimpulan.
Sebelum mulai, tentukan dulu satu angka milik Anda sendiri: target omzet bulanan dari produk ini. Hampir semua patokan di bawah dibandingkan dengan angka itu.
Belum punya calon keyword untuk dinilai? Cara mengumpulkannya dari Seller Centre dan kolom pencarian ada di artikel kata kunci yang paling banyak dicari di Shopee. Setelah keyword dipilih, cara agar produk Anda muncul di pencarian ada di SEO Shopee.
1. Seberapa besar uang yang berputar
Angka pertama yang dicari adalah market size: perkiraan omzet sebulan dari semua produk yang muncul untuk keyword itu. Pasar yang kecil tetap bisa menguntungkan, tapi Anda perlu tahu sejak awal seberapa tinggi atapnya.
Di Risetika, angka ini muncul di panel Riset Market tepat di atas hasil pencarian, begitu panel kanan bawah selesai mengumpulkan produk. Perlu diingat, omzet di sini adalah estimasi (harga dikali jumlah terjual), bukan data resmi Shopee. Pakai sebagai arah, bukan angka pasti.
Patokan kasar: kalau target omzet Anda sudah lebih dari sekitar 10% market size, target itu terlalu berat untuk pendatang baru. Artinya Anda harus merebut pembeli dari hampir semua pemain lama sekaligus.
2. Rata-rata omzet per produk, bukan total
Total market size mudah menipu. Keyword dengan omzet besar tapi diisi banyak sekali produk bisa lebih sulit ditembus daripada keyword yang lebih kecil dengan sedikit pemain. Karena itu, lihat juga rata-rata omzet bulanan per produk, yaitu market size dibagi jumlah produk.
Angka rata-rata ini juga pembanding paling adil antara dua keyword, karena tidak terpengaruh berapa banyak produk yang berhasil terkumpul di masing-masing keyword. Di dashboard Risetika, menu Riset Pasar punya slot pembanding untuk menjajarkan dua keyword berdampingan. Contoh membandingkan tiga keyword sempit dari satu kategori sampai keputusan ada di artikel cara mencari niche produk di Shopee.
Patokan kasar: rata-rata omzet per produk sebaiknya minimal tiga kali target omzet Anda. Pendatang baru jarang langsung menyamai rata-rata, karena produk teratas menarik angka rata-rata itu ke atas.
3. Di harga berapa pembeli benar-benar membayar
Harga yang paling sering dipasang belum tentu harga yang paling laku. Yang Anda cari adalah rentang harga tempat omzet terbesar terjadi. Diagram Omzet per Rentang Harga menunjukkannya: batang tertinggi adalah titik harga yang paling menghasilkan.
Kalau modal Anda hanya memungkinkan harga jual jauh di atas rentang itu, keyword ini mungkin bukan pintu masuk yang tepat. Kalau Anda bisa masuk di rentang itu dengan margin yang masih sehat, itu tanda baik.
Patokan kasar: pasang harga uji di dalam rentang terlaris, lalu kurangi modal, biaya admin Shopee, dan biaya iklan. Kalau sisanya masih positif dengan selisih yang Anda anggap layak, cek ini lolos. Kalkulator ROAS di Risetika membantu menghitung sisa itu per penjualan. Untuk batas biaya iklannya, lihat cara menghitung ROAS impas. Kalau keyword ini nanti diiklankan, batas bid per klik dihitung di kata kunci iklan Shopee.
4. Apakah listing baru masih bisa laku
Pertanyaan terakhir sering terlewat: apakah pasar ini dikuasai listing lama? Diagram Omzet per Umur Listing menjawabnya. Kalau omzet menumpuk di listing yang sudah berumur bertahun-tahun, pembeli cenderung setia ke toko lama dan pendatang baru butuh usaha lebih. Kalau batang tinggi ada di umur muda, peluang pemain baru lebih terbuka.
Filter Listing baru (kurang dari 6 bulan) membantu melihat langsung produk-produk baru yang sudah laku, lengkap dengan harga dan tokonya. Untuk memilih satu produk acuan di dalam keyword, bandingkan terjual 30 hari dengan total terjualnya, seperti di artikel cara melihat produk terlaris di Shopee.
Patokan kasar: kalau listing berumur di bawah 6 bulan menyumbang sekitar seperempat omzet atau lebih, pintu masih terbuka. Kalau sumbangannya di bawah 10%, pasar itu dikuasai pemain lama.
Contoh: menilai gamis rayon premium
Sekarang keempat cek dipakai sekaligus. Angkanya diambil dari tangkapan layar di atas, jadi ini angka contoh, bukan kondisi pasar gamis hari ini. Misalkan target omzet Anda Rp 15 juta sebulan dan modal per potong Rp 75 ribu.
| Cek | Angka contoh | Hasil |
|---|---|---|
| 1. Market size | Rp 707 juta sebulan. Target Rp 15 juta hanya sekitar 2% dari angka itu. | Lolos |
| 2. Rata-rata per produk | Rp 58,9 juta, hampir empat kali target. Keyword pembanding gamis rayon polos cuma Rp 24,6 juta. | Lolos |
| 3. Harga terlaris | Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, sekitar 45% dari seluruh omzet. Dengan modal Rp 75 ribu, harga uji Rp 135 ribu menyisakan Rp 60 ribu sebelum biaya admin dan iklan. | Lolos, asal sisanya masih positif di Kalkulator ROAS |
| 4. Listing baru | Listing di bawah 6 bulan menyumbang lebih dari sepertiga omzet. Batang tertinggi ada di umur 3 sampai 6 bulan. | Lolos |
Kesimpulan: empat dari empat cek lolos, dengan satu syarat di hitungan margin. Keyword ini layak dicoba, dimulai dari stok kecil di rentang harga Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Satu catatan: 12 produk adalah sampel kecil. Pada riset sungguhan, tekan Muat lebih banyak di panel Risetika supaya angkanya dihitung dari lebih banyak produk.
Menyatukan keempatnya
Keyword yang layak dimasuki biasanya punya pola seperti ini: rata-rata omzet per produk jauh di atas target Anda, rentang harga terlaris masih masuk hitungan modal Anda, dan listing baru ikut menikmati omzet. Satu tanda merah belum tentu berarti batal, tapi dua atau tiga tanda merah sekaligus sebaiknya membuat Anda mencari keyword lain dulu. Patokan di artikel ini sengaja kasar. Setelah beberapa kali riset, sesuaikan dengan modal dan kategori Anda sendiri.
Menilai keyword hanya satu bagian dari riset. Urutan lengkapnya, dari mengumpulkan calon produk sampai memeriksa toko pesaing, ada di artikel cara riset produk di Shopee.
Langkah demi langkah memakai fitur-fitur di atas ada di panduan bergambar Risetika.
Setelah keyword-nya dipilih, pakai kata yang sama di nama produk Anda. Caranya ada di artikel cara membuat judul produk di Shopee.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa market size yang cukup untuk mulai jualan di sebuah keyword?
Tidak ada angka mutlak, karena yang menentukan adalah target omzet Anda sendiri. Sebagai patokan kasar, kalau target omzet bulanan Anda lebih dari sekitar 10% market size, target itu terlalu berat untuk pendatang baru. Misalnya dengan market size Rp 707 juta sebulan, target Rp 15 juta hanya sekitar 2% dan masih wajar.
Bagaimana cara menghitung rata-rata omzet per produk?
Bagi market size dengan jumlah produk yang terkumpul untuk keyword itu. Contohnya Rp 707 juta dibagi 12 produk, hasilnya sekitar Rp 58,9 juta per produk. Patokan kasarnya, angka ini sebaiknya minimal tiga kali target omzet bulanan Anda.
Apakah estimasi omzet di hasil pencarian Shopee akurat?
Tidak persis. Omzet dihitung dari harga dikali jumlah terjual yang tampil, jadi hasilnya estimasi, bukan data resmi Shopee. Angka ini paling berguna untuk membandingkan dua keyword atau dua rentang harga, bukan untuk meramal omzet toko Anda.
Kalau hanya dua atau tiga dari empat cek yang lolos, apakah tetap layak dicoba?
Satu tanda merah belum tentu berarti batal, apalagi kalau itu soal margin yang masih bisa diakali dengan modal yang lebih murah. Tapi kalau dua atau lebih cek gagal, lebih aman mencari keyword lain dulu.
Apakah keempat cek ini bisa dilakukan tanpa aplikasi?
Bisa, dengan mencatat harga dan jumlah terjual setiap produk di hasil pencarian lalu menghitungnya di spreadsheet. Caranya lambat untuk puluhan produk, dan umur listing paling sulit dikumpulkan dengan tangan. Risetika menghitung keempatnya langsung di halaman pencarian Shopee.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.