Saldo Iklan Shopee: Bonus, PPN, dan Kapan Habis
Saldo iklan Shopee tidak bisa ditarik dan dibeli dengan PPN 11%. Urutan potong bonus, isi otomatis dari penghasilan, dan hitung berapa hari saldo bertahan.
Saldo iklan Shopee adalah dana prabayar yang hanya bisa dipakai untuk iklan: dibeli dengan PPN 11% (saldo Rp100.000 dibayar Rp111.000), tidak bisa ditarik atau diuangkan, dan dipotong setiap kali iklan tayang atau diklik. Lama saldo bertahan sama dengan saldo dibagi biaya iklan per hari, jadi saldo Rp500.000 dengan biaya Rp50.000 per hari habis dalam 10 hari. Kalau saldo terasa cepat habis, cari dulu iklan mana yang memakai saldo tanpa menghasilkan penjualan.
Di bawah ini aturan resmi saldo iklan yang sering ditanyakan, urutan Shopee memotong saldo bonus dan saldo berbayar, lalu contoh hitung tiga skenario: isi manual, dapat bonus saldo, dan Isi Saldo Otomatis dari Penghasilan. Semua kutipan aturan dibaca dari halaman resmi Shopee pada 22 Oktober 2026.
Aturan saldo iklan Shopee yang perlu diketahui
- Tidak bisa ditarik atau diuangkan. Syarat Saldo Iklan Gratis di situs Iklan Shopee menulis: "Saldo Iklan Shopee (Baik gratis maupun berbayar) tidak dapat dicairkan atau ditukar dengan uang tunai", termasuk bila akun penjual sedang dibatasi. Jadi saldo tidak bisa dipindah ke rekening bank, ShopeePay, atau Saldo Penjual.
- Hanya untuk iklan. FAQ Iklan Shopee menulis saldo iklan hanya dapat digunakan untuk memasang iklan di Shopee, tidak untuk membeli produk. Iklan Banner Halaman Utama juga tidak memakai saldo ini; tagihannya dikirim terpisah lewat email.
- PPN 11% di setiap pembelian. Ilustrasi resmi di FAQ yang sama: saldo yang dibeli Rp100.000, total yang dibayarkan Rp111.000, saldo yang didapat Rp100.000. PPN dihitung dari nominal akhir setelah diskon, kalau ada.
- Ada yang kedaluwarsa, ada yang tidak. Saldo yang dibeli tanpa voucher dan bukan Paket Saldo Iklan tidak punya tanggal kedaluwarsa. Saldo dari voucher, Paket Saldo Iklan, dan Saldo Iklan Gratis punya masa berlaku yang berbeda tiap program. Tanggal kedaluwarsa bonus ada di Seller Centre, Iklan Shopee, Saldo Saya; untuk Paket Saldo Iklan, di halaman Tagihan.
- Iklan berhenti saat saldo habis. Halaman Penggunaan & Isi Saldo Iklan Shopee menulis iklan otomatis berhenti saat saldo iklan sudah habis terpakai.
Tiga jenis saldo iklan dan urutan pemotongannya
Shopee membagi saldo iklan menjadi tiga: Bonus Saldo Umum, Bonus Saldo 1:1, dan Saldo Iklan Berbayar. Anda tidak bisa memilih saldo mana yang dipakai lebih dulu. Menurut halaman Penggunaan & Isi Saldo Iklan Shopee, sistem memotong dengan urutan ini:
- Saldo yang tanggal kedaluwarsanya lebih dekat.
- Saldo yang diterima lebih dulu.
- Menurut jenisnya: Bonus Saldo Umum, lalu Bonus Saldo 1:1, lalu Saldo Iklan Berbayar.
Bonus Saldo 1:1 dipakai bersamaan dengan Saldo Iklan Berbayar dalam rasio 1:1. Akibatnya ada satu jebakan: bila Saldo Iklan Berbayar tidak cukup, Bonus Saldo 1:1 ikut berhenti, dan seluruh bonus (termasuk Bonus Saldo Umum) terkunci sampai Anda mengisi Saldo Iklan Berbayar lagi. Aturan ini bisa menjelaskan keluhan "saldo masih ada tapi iklan tidak jalan". Riwayat pemakaian bonus ada di Iklan Shopee, Saldo Saya, Bonus Saldo Iklan.
Kapan saldo iklan Shopee terpotong
Saldo terpotong saat iklan menimbulkan biaya, bukan saat pesanan masuk. Halaman Penggunaan & Isi Saldo Iklan Shopee menulis biaya per 1.000 kali dilihat (CPM) untuk Iklan Produk, Iklan Live, dan Iklan Banner Halaman Pencarian, sedangkan Iklan Toko dikenai biaya saat diklik. Sejak 7 Mei 2026, menurut halaman pembaruan GMV Max, biaya Iklan Produk GMV Max dihitung dari tayangan, bukan klik.
Dua hal lain yang sering membingungkan. Pertama, klik yang tidak sah dibatalkan sistem, dan bila lolos, biayanya dikembalikan ke saldo iklan (FAQ Iklan Shopee). Kedua, Penjualan dari Iklan bisa terus bertambah setelah saldo habis. Menurut halaman metrik Iklan Shopee, pesanan dalam 7 hari setelah iklan diklik ikut dihitung, termasuk produk lain dari toko yang sama, jadi pembeli yang mengeklik kemarin dan membayar hari ini tetap tercatat walau iklannya sudah berhenti.
Kenapa saldo iklan cepat habis atau tidak berkurang
Cepat habis. Saldo habis secepat biaya iklan per hari. Tiga sebab yang sering terlihat di dashboard:
- Modal tanpa batas di GMV Max Auto. FAQ Iklan Shopee menulis modal GMV Max Auto bisa cepat terserap dalam 7 hari pertama karena sistem sedang menguji audiens, dan meminta penjual menghindari modal tanpa batas karena dapat menyebabkan pengeluaran berlebih.
- Banyak iklan berjalan bersamaan. Modal harian setiap iklan dijumlahkan. Lima iklan dengan modal Rp50.000 berarti saldo bisa terpakai Rp250.000 sehari.
- Iklan yang tayang tanpa penjualan. Biaya tetap terpotong walau tidak ada pesanan. Iklan seperti ini memakai saldo tanpa mengembalikan apa pun, dan baru terlihat bila biaya dibaca per iklan, bukan total.
Tidak berkurang. Kalau angka yang Anda pantau adalah Saldo Iklan Berbayar, ingat bonus dipotong lebih dulu, jadi saldo berbayar memang diam selama bonus masih ada. Saldo yang baru dibeli juga bisa butuh waktu: halaman resmi menulis saldo masuk selambatnya 30 menit setelah pembayaran terkonfirmasi saat halaman Iklan Shopee ramai, dan FAQ Iklan Shopee meminta menunggu 1x24 jam sebelum menghubungi Customer Service.
Contoh hitung: berapa lama saldo bertahan dan berapa uang yang keluar
Angka contoh: toko menjual tumbler Rp100.000. Setelah semua potongan Shopee dan modal barang, sisa laba sebelum iklan Rp25.000 per pesanan (cara menghitungnya ada di artikel cara menghitung keuntungan jualan di Shopee). Iklannya memakai biaya Rp50.000 per hari menurut dashboard, dengan ROAS 8, jadi Penjualan dari Iklan Rp400.000 atau 4 pesanan per hari.
Rumus yang dipakai di ketiga skenario:
- Lama saldo bertahan (hari) = saldo iklan dibagi biaya iklan per hari.
- Uang yang benar-benar keluar = saldo berbayar yang dibeli dikali 1,11.
- Laba setelah iklan = jumlah pesanan dikali laba per pesanan, dikurangi uang yang keluar.
Skenario A: isi saldo manual Rp500.000. Anda membayar Rp500.000 x 1,11 = Rp555.000. Saldo bertahan Rp500.000 / Rp50.000 = 10 hari, dengan 40 pesanan dari iklan. Laba setelah iklan = 40 x Rp25.000 - Rp555.000 = Rp445.000. Cek balik per hari: 4 x Rp25.000 = Rp100.000 laba, dikurangi Rp55.500 uang iklan, sisa Rp44.500; dikali 10 hari = Rp445.000, cocok.
Hitungan yang salah memakai biaya di dashboard tanpa PPN: Rp100.000 - Rp50.000 = Rp50.000 sehari. Selisihnya Rp5.500 per hari, atau Rp55.000 selama 10 hari, yang tidak terlihat bila Anda hanya membaca dashboard.
Skenario B: isi Rp500.000 dan dapat Bonus Saldo Umum Rp100.000. Misalkan bonus ini berlaku 7 hari. Bonus dipotong lebih dulu, jadi dua hari pertama iklan memakai bonus. Total saldo Rp600.000 bertahan Rp600.000 / Rp50.000 = 12 hari, dengan 48 pesanan. Uang yang keluar tetap Rp555.000, karena syarat Saldo Iklan Gratis menulis bonus itu sudah termasuk PPN. Laba setelah iklan = 48 x Rp25.000 - Rp555.000 = Rp645.000, naik Rp200.000 dari Skenario A.
Bonus hanya untung bila habis sebelum kedaluwarsa. Dengan modal Rp10.000 per hari, bonus 7 hari hanya terpakai 7 x Rp10.000 = Rp70.000, dan Rp30.000 sisanya hangus. Patokannya sederhana: modal harian dikali masa berlaku harus sama atau lebih besar dari nilai bonus.
Skenario C: Isi Saldo Otomatis dari Penghasilan 2%. Fitur ini memotong persentase dari setiap pesanan yang sudah selesai, bukan hanya pesanan dari iklan. Misalkan toko menyelesaikan 300 pesanan sebulan dengan penghasilan bersih Rp80.000 per pesanan. Potongannya 2% x Rp80.000 = Rp1.600 per pesanan, atau 300 x Rp1.600 = Rp480.000 sebulan. Laba per pesanan turun dari Rp25.000 menjadi Rp23.400, sekitar 6,4%. Cek balik: 300 x Rp23.400 = Rp7.020.000, sama dengan 300 x Rp25.000 - Rp480.000.
Halaman Isi Saldo Iklan menulis setiap pembelian saldo, termasuk lewat Isi Saldo Otomatis, sudah termasuk PPN 11%. Bila potongan Rp480.000 itu memang sudah memuat PPN, saldo yang masuk sekitar Rp480.000 / 1,11 = Rp432.432, cukup untuk sekitar 8 hari biaya Rp50.000. Sisa bulan itu tidak tertutup. Kebutuhan iklan sebulan penuh di contoh ini adalah Rp50.000 x 30 hari x 1,11 = Rp1.665.000.
| Skenario | Uang keluar | Saldo didapat | Bertahan | Laba setelah iklan |
|---|---|---|---|---|
| A, isi manual | keluar Rp555.000 | saldo Rp500.000 | bertahan 10 hari | laba Rp445.000 |
| B, plus bonus | keluar Rp555.000 | saldo Rp600.000 | bertahan 12 hari | laba Rp645.000 |
| C, otomatis 2% | keluar Rp480.000 sebulan | saldo sekitar Rp432.432 | bertahan sekitar 8 hari | laba Rp23.400 per pesanan |
Keputusannya: isi manual cocok bila Anda ingin uang iklan terkontrol per periode. Bonus layak dikejar hanya bila modal harian cukup untuk menghabiskannya sebelum kedaluwarsa. Isi Saldo Otomatis dari Penghasilan masuk akal bila Anda memang berencana beriklan terus dan tahu iklannya untung, karena potongannya kena semua pesanan selesai.
Isi Saldo Otomatis dari Penghasilan dan dari Saldo Penjual
Shopee punya dua jenis isi saldo otomatis, dan keduanya bekerja berbeda.
Dari Saldo Penjual. Anda menentukan batas, misalnya "saat saldo iklan kurang dari" angka tertentu, dan nominal yang diisi. Bila Saldo Penjual tidak cukup, sistem mencoba 3 kali dalam 24 jam, lalu sekali sehari selama sebulan, dan fitur ini mati sendiri setelah 31 hari gagal.
Dari Penghasilan. Menurut FAQ Isi Saldo Otomatis dari Penghasilan, potongan dilakukan setelah pesanan selesai, persentasenya minimal 1% tanpa batas maksimum, dan fitur ini opsional serta bisa dimatikan kapan saja. Tiga hal yang perlu diketahui sebelum menyalakannya:
- Potongan tidak kembali bila pesanan diretur. Syarat programnya menulis saldo iklan tetap di Saldo Iklan dan tidak dikembalikan ke penghasilan bila pesanan dibatalkan atau dikembalikan.
- Saldonya bisa dipakai untuk iklan otomatis Shopee. Syarat yang sama menulis sebagian saldo dari program ini dapat dipakai untuk Solusi Iklan Otomatis atau Shop GMV Max. Selama fitur ini dan Solusi Iklan Otomatis aktif, metode bidding tidak bisa diubah dan otomatis memakai GMV Max ROAS.
- Saldo dari program ini tidak punya masa berlaku. Totalnya bisa dilihat di Keuangan, Penghasilan Saya, unduh laporan, baris "Ads Escrow Top Up Fee".
Kalau Anda belum tahu iklan mana yang untung, mulailah dari 1%, persentase terkecil yang diizinkan. Di contoh Skenario C, 1% berarti Rp240.000 sebulan.
Melihat iklan mana yang menghabiskan saldo
Saldo yang cepat habis baru bisa diperbaiki bila Anda tahu iklan mana yang memakainya. Dashboard Iklan Shopee menampilkan Biaya Iklan sebelum PPN, sedangkan uang yang benar-benar keluar 1,11 kali lipat. Di halaman Iklan Shopee di Seller Centre, Risetika menempelkan biaya aktual sesudah PPN dan ROAS aktualnya di samping angka Shopee.
Di Daftar Iklan Produk, setiap baris diberi biaya aktual dan porsinya dari total biaya, plus chip Untung atau Rugi. Iklan yang biayanya terus terpotong dengan tulisan "belum ada penjualan" adalah iklan pertama yang perlu diperiksa saat saldo cepat habis.
Cara memasang dan membaca chip-chip ini ada di panduan Evaluasi Dashboard Iklan. Untuk menentukan berapa biaya per hari yang wajar sebelum mengisi saldo, pakai rumus di artikel budget iklan Shopee per hari, lalu nilai hasilnya dengan cara evaluasi iklan Shopee. Kalau Anda memakai GMV Max, beda mode Auto dan ROAS ada di GMV Max Shopee.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa minimal isi saldo iklan Shopee?
Isi saldo manual di Seller Centre minimal Rp25.000, menurut halaman Penggunaan & Isi Saldo Iklan Shopee. Angka itu batas pengisian saldo, bukan batas modal harian iklan. PPN 11% ditambahkan di atas nominal itu.
Kenapa saldo iklan sudah dibayar tapi belum masuk?
Halaman resmi menulis saldo masuk selambatnya 30 menit setelah pembayaran terkonfirmasi saat halaman Iklan Shopee sedang ramai. FAQ Iklan Shopee meminta menunggu 1x24 jam; bila dana sudah terpotong dan saldo tetap tidak bertambah, hubungi Customer Service Shopee dengan bukti pembayaran.
Bagaimana cara mendapatkan saldo iklan Shopee gratis?
Saldo Iklan Gratis diberikan Shopee terkait pembelian saldo iklan dan program lain yang ditentukan Shopee, lalu masuk otomatis setelah syarat programnya terpenuhi. Tidak ada cara tetap yang dijamin. Periksa tanggal kedaluwarsanya di Iklan Shopee, Saldo Saya, karena tiap program punya masa berlaku sendiri.
Apakah saldo iklan bisa dipakai atau dibelikan untuk toko lain?
Tidak. FAQ Iklan Shopee menulis Anda tidak dapat membeli Saldo Iklan untuk orang lain, dan saldo iklan hanya dapat digunakan untuk memasang iklan di Shopee, bukan untuk membeli produk.
Di mana faktur pajak saldo iklan Shopee?
Menurut FAQ Iklan Shopee, mulai Agustus 2026 Faktur Pajak Iklan diterbitkan langsung bagi penjual yang terdaftar sebagai penerima Faktur Pajak Penjual, dengan data NPWP dari Seller Centre. Faktur itu mencakup isi saldo manual dan kedua jenis isi saldo otomatis. Bukti isi saldo otomatis dari penghasilan juga ada di Penghasilan Saya, Faktur Saya.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.