Cara Menghitung Market Size Produk di Shopee
Cara menghitung market size produk di Shopee dari harga dan terjual 30 hari, lalu uji target omzet Anda dengan contoh tiga keyword sampai keputusan.
Market size produk di Shopee dihitung dengan mengalikan harga tiap produk dengan jumlah terjualnya dalam 30 hari, lalu menjumlahkan hasilnya untuk semua produk di satu keyword. Hasilnya adalah perkiraan omzet pasar sebulan, bukan data resmi Shopee. Sebagai patokan kasar, kurangi porsi 3 toko teratas, bagi sisanya dengan jumlah toko lain, dan bandingkan dengan target omzet Anda: kalau target lebih besar dari hasil bagi itu, keyword tersebut terlalu berat untuk target itu.
Di bawah ada rumus dengan contoh lima produk, bedanya dengan market share dan TAM, SAM, SOM, cara manual, cara membacanya di panel Risetika, dan tiga keyword data contoh yang berakhir di tiga keputusan berbeda.
Rumus market size untuk penjual Shopee
Rumusnya: market size = jumlah dari (harga × terjual 30 hari) semua produk di satu keyword. Contoh ini memakai lima produk rekaan supaya hitungannya terlihat.
| Produk (data contoh) | Harga | Terjual 30 hari | Omzet 30 hari |
|---|---|---|---|
| Produk 1 | Rp75.000 | 420 | Rp31.500.000 |
| Produk 2 | Rp89.000 | 260 | Rp23.140.000 |
| Produk 3 | Rp110.000 | 150 | Rp16.500.000 |
| Produk 4 | Rp65.000 | 90 | Rp5.850.000 |
| Produk 5 | Rp129.000 | 40 | Rp5.160.000 |
| Market size | Rp82.150.000 |
Tiga hal menentukan arti angka ini:
- Periodenya 30 hari. Memakai total terjual sejak produk tayang akan menggelembungkan hasil, karena penjualan bertahun-tahun ikut terhitung sebagai omzet sebulan.
- Batasnya satu keyword. Angka ini hanya mencakup produk yang muncul di pencarian itu, bukan seluruh pasar produk sejenis di Shopee.
- Harganya harga yang terbaca saat dihitung. Kalau sebulan lalu produk itu dijual lebih murah saat promo, omzet aslinya bisa berbeda.
Kenapa bukan rumus N x MS x P x Q
Panduan bisnis umum biasanya memakai rumus N x MS x P x Q: jumlah calon pembeli, market share, harga rata-rata, dan rata-rata pembelian per tahun. Rumus ini berguna saat belum ada data penjualan, misalnya untuk rencana bisnis produk yang benar-benar baru.
Penjual Shopee ada di posisi berbeda. Jumlah calon pembeli dan market share harus ditebak, sedangkan penjualan produk yang sudah ada bisa dibaca. Jadi lebih masuk akal menjumlahkan penjualan yang tampak daripada mengalikan empat angka yang dua di antaranya tebakan. Kekurangannya, hitungan kami hanya melihat pembeli yang sudah membeli, bukan orang yang belum menemukan produknya.
Market size, market share, TAM, SAM, dan SOM: bedanya
Market size adalah besar seluruh pasar, sedangkan market share adalah bagian Anda di dalamnya. Kolom ketiga di tabel ini adalah padanan kami untuk penjual Shopee, bukan istilah resmi Shopee.
| Istilah | Artinya | Padanan di Shopee |
|---|---|---|
| Market size | Besar omzet pasar dalam satu periode | Omzet 30 hari semua produk di satu keyword |
| Market share | Omzet Anda ÷ market size × 100% | Target Rp15.000.000 di pasar Rp639.618.500 sama dengan 2,35% |
| TAM | Seluruh pasar yang secara teori bisa dijual | Keyword induk yang lebar, misalnya rak sepatu |
| SAM | Bagian pasar yang bisa Anda layani | Keyword sempit yang sesuai produk Anda, misalnya rak sepatu lipat |
| SOM | Bagian yang realistis Anda raih | Target omzet yang lolos uji di contoh bawah |
Cara menghitung market size secara manual
- Ketik keyword produk di Shopee, lalu urutkan menurut Terlaris.
- Buka produk satu per satu, lalu catat harga dan angka terjualnya di spreadsheet.
- Buang produk yang bukan sejenis. Hasil pencarian rak sepatu lipat bisa saja memuat rak lain.
- Kalau yang terbaca hanya total terjual, bagi dengan umur produk dalam bulan untuk mendapat perkiraan per bulan. Tulisan seperti 10RB+ hanya batas bawah, jadi hasilnya juga batas bawah. Penjelasannya ada di cara melihat produk terjual di Shopee, dan cara mencari umurnya di cara melihat tanggal upload produk.
- Kalikan harga dengan terjual per bulan, lalu jumlahkan.
Cara ini gratis, tetapi lambat. Karena itu, biasanya hanya produk teratas yang sempat dicatat, sehingga market size dan jumlah tokonya sama-sama lebih kecil dari kenyataan.
Cara membaca market size di panel Risetika
Di Risetika, Anda cukup mencari keyword di Shopee dan menunggu panel selesai mengumpulkan produk. Kartu Riset Market muncul di atas hasil pencarian dengan rumus yang sama (panduan Riset Market Size).
Yang perlu dibaca untuk artikel ini:
- Market size (omzet 30 hari). Tanda ± mengingatkan bahwa angkanya perkiraan. Kalau Shopee tidak mengirim angka 30 harinya, Risetika memakai perkiraan dari rata-rata seumur listing dan menandainya ~ dan (est.).
- Porsi 3 toko teratas. Ini bagian omzet yang sulit direbut pendatang baru.
- Toko Berbeda. Kotak ini ada di dashboard, menu Riset Pasar, dan menunjukkan jumlah penjual di hasil pencarian.
- Rata-rata omzet/bln. Ini rata-rata per produk, bukan per toko, jadi jangan dipakai sebagai omzet satu toko.
- Skor Peluang. Nilai 0 sampai 100 ini berlabel perkiraan, dan ambangnya versi awal yang belum dikalibrasi dengan keyword yang hasilnya sudah diketahui. Pakai sebagai ringkasan, bukan vonis.
Market size hanya menghitung produk yang sudah terkumpul. Kalau panel menyarankan memuat lebih banyak, klik Muat lebih banyak (+360) sebelum memakai angkanya.
Contoh tiga keyword sampai keputusan
Ketiga keyword ini memakai data contoh, bukan data Shopee, dan target omzetnya sama: Rp15.000.000 sebulan. Cara menentukan angka target ada di cara menentukan target penjualan per bulan.
Langkah ujinya: omzet di luar 3 toko teratas = market size × (100% - porsi 3 toko teratas). Lalu rata-rata per toko lain = hasil itu ÷ (jumlah toko - 3). Batas ini patokan kasar kami dan belum diuji dengan data toko sungguhan. Pembuktiannya butuh ekspor riset dari banyak keyword dan omzet toko yang benar-benar baru masuk.
Skenario A, tumbler stainless: pasar besar, tetapi terpusat. Market size Rp1.199.586.000, porsi 3 toko teratas 70%, ada 140 toko. Omzet di luar 3 toko teratas Rp359.875.800, dibagi 137 toko menjadi Rp2.626.831. Cek balik: Rp2.626.831 × 137 + Rp839.710.200 milik 3 toko teratas = Rp1.199.586.047, selisih Rp47 karena pembulatan. Target hanya 1,25% dari market size, jadi terlihat mudah. Padahal target itu 5,7 kali rata-rata toko lain. Keputusan: jangan masuk dengan target ini. Coba keyword yang lebih sempit.
Skenario B, rak sepatu lipat: pasar lebih kecil, lebih terbagi. Market size Rp639.618.500, porsi 3 toko teratas 25%, ada 30 toko. Omzet di luar 3 toko teratas Rp479.713.875, dibagi 27 toko menjadi Rp17.767.181. Cek balik: Rp17.767.181 × 27 + Rp159.904.625 = Rp639.618.512, selisih Rp12 karena pembulatan. Target Rp15.000.000 di bawah rata-rata itu. Keputusan: lanjut ke uji berikutnya. Panel juga memberi tanda rawan perang harga di Rp 86-140 ribu, jadi hitung dulu sisa labanya di rentang itu dengan cara menentukan harga jual.
Skenario C, penjepit kabel magnet: pasar kecil. Market size Rp48.012.500, porsi 3 toko teratas 40%, ada 9 toko. Omzet di luar 3 toko teratas Rp28.807.500, dibagi 6 toko menjadi Rp4.801.250. Cek balik: Rp4.801.250 × 6 + Rp19.205.000 = Rp48.012.500. Target Rp15.000.000 berarti 31,24% dari seluruh pasar. Keputusan: jangan jadikan produk utama dengan target ini. Dengan target Rp4.000.000, keyword ini lolos, jadi cocok sebagai produk tambahan.
| Data contoh | Market size | Target ÷ market size | Rata-rata toko lain | Keputusan untuk target Rp15.000.000 |
|---|---|---|---|---|
| A, tumbler stainless | Rp1.199.586.000 | 1,25% | Rp2.626.831 | Jangan masuk, cari keyword lebih sempit |
| B, rak sepatu lipat | Rp639.618.500 | 2,35% | Rp17.767.181 | Lanjut uji harga dan laba |
| C, penjepit kabel magnet | Rp48.012.500 | 31,24% | Rp4.801.250 | Hanya produk tambahan, target diturunkan |
A dan B sama-sama punya target di bawah 3% market size, tetapi keputusannya berlawanan. Jadi market size saja belum cukup untuk memutuskan. Angka itu baru berguna setelah Anda tahu berapa bagian yang dipegang toko teratas dan berapa toko yang berbagi sisanya.
Satu keterbatasan: rata-rata per toko bisa ditarik naik oleh beberapa toko menengah. Kalau hasilnya tipis di atas target, unduh CSV dari kartu Riset Market. Kolom Toko di dalamnya bisa dipakai untuk melihat omzet tiap toko.
Kapan angka market size bisa menipu
- Keyword terlalu lebar. Produk yang tidak sejenis ikut terhitung. Kecualikan produk itu, atau pakai keyword yang lebih sempit. Contoh memecah keyword ada di cara mencari niche produk di Shopee.
- Produk musiman. Angka 30 hari saat musim ramai tidak menggambarkan bulan lain. Riset ulang sebulan kemudian, lalu bandingkan.
- Penjualan yang batal atau diretur. Kami belum bisa memastikan apakah angka terjual Shopee sudah dikurangi pesanan seperti ini, jadi anggap market size sebagai perkiraan kasar.
- Omzet bukan laba. Pasar besar dengan harga yang saling banting bisa menyisakan laba kecil. Cek dengan margin keuntungan Shopee.
Kalau keyword Anda lolos, lanjutkan dengan tiga cek di cara menilai keyword sebelum jualan. Untuk memilih di antara dua keyword, gunakan Perbandingan Keyword di dashboard Risetika.
Pertanyaan yang sering muncul
Market share dihitung dari apa?
Market share dihitung dari omzet toko Anda dibagi market size, lalu dikali 100%. Di Shopee, pakai periode yang sama untuk keduanya, misalnya omzet 30 hari toko Anda dan market size 30 hari keyword tersebut.
Berapa market size yang bagus untuk jualan di Shopee?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua, karena tergantung target omzet dan seberapa terbagi pasarnya. Kartu Riset Market Risetika memberi warna hijau mulai Rp 160 juta, tetapi ambang itu versi awal yang belum dikalibrasi. Di contoh artikel ini, pasar Rp 1,2 miliar justru gagal untuk target yang sama.
Bolehkah market size 30 hari dikali 12 untuk mendapat angka setahun?
Boleh sebagai gambaran kasar saja. Hasilnya meleset untuk produk musiman, karena satu bulan ramai atau sepi ikut dikalikan 12. Lebih aman mengulang riset beberapa kali dalam setahun lalu menjumlahkan hasilnya.
Berapa produk yang perlu dihitung?
Tidak ada jumlah tetap. Risetika baru menampilkan Skor Peluang kalau ada minimal 30 produk, dan mengumpulkan lebih banyak lewat tombol Muat lebih banyak (+360). Tambah produk sampai angkanya tidak banyak berubah lagi.
Apakah market size di Risetika data resmi Shopee?
Bukan. Angkanya perkiraan dari harga dikali jumlah terjual yang terbaca di hasil pencarian. Pakai untuk membandingkan keyword dan menilai arah pasar, bukan sebagai angka pasti.
Baca angka pasarnya sendiri
Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.