Semua artikel

HARGA

Untung Dropship Shopee: Hitung Laba per Pesanan

Cara menghitung untung dropship Shopee per pesanan: rumus dengan biaya admin, Rp1.250, XTRA, dan Pre-order, contoh casing HP tiga skenario plus cek baliknya.

Untung dropship Shopee per pesanan adalah harga jual dikurangi potongan Shopee, harga pemasok, dan biaya kemasan dari pemasok. Pada contoh casing HP di artikel ini, harga Rp 45.000 dengan modal pemasok Rp 25.000 menyisakan untung Rp 13.250 per pesanan setelah biaya admin 10% dan biaya proses pesanan Rp 1.250. Begitu Anda ikut Gratis Ongkir XTRA atau pemasok butuh waktu lebih lama sehingga produk harus jadi Pre-order, harga perlu naik ke Rp 48.000 sampai Rp 49.700 agar untung itu tidak menyusut.

Rumus untung dropship Shopee per pesanan

Untung per pesanan = harga jual − potongan Shopee − harga pemasok − biaya kemasan dari pemasok − biaya iklan per pesanan.

Dropshipper tidak menyimpan stok. Pemasok yang mengemas dan mengirim barang atas nama toko Anda, jadi modal Anda per pesanan adalah harga yang Anda bayar ke pemasok, ditambah biaya kemasan kalau pemasok menagihnya terpisah. Ongkos kirim yang dibayar pembeli tidak masuk hitungan, karena uang itu diteruskan ke jasa kirim. Foto produknya pun biasanya datang dari pemasok: pakai setelah ada izin, dan cara mengunduhnya ada di cara download gambar produk Shopee. Kalau Anda justru pemasoknya dan ingin tahu harga berapa yang masih menyisakan untung bagi reseller atau dropshipper Anda, lihat cara menentukan harga reseller.

Kalau yang Anda cari justru harga jualnya, balik rumusnya:

Harga jual minimum = (harga pemasok + kemasan + Rp 1.250 + untung yang diinginkan) ÷ (1 − total persen potongan Shopee).

Potongan Shopee dihitung dari harga jual, bukan dari modal. Karena itu persennya dibagi, tidak ditambahkan ke modal. Bedanya dalam rupiah ada di bagian kesalahan umum di bawah.

Potongan Shopee yang mengurangi untung dropship

Dropshipper membayar potongan yang sama dengan penjual yang menyimpan stok sendiri. Menurut halaman Ringkasan Jenis Biaya untuk Berjualan di Shopee di Pusat Edukasi Penjual (dibaca 11 Oktober 2026), komponennya seperti ini:

  • Biaya administrasi: persen dari harga jual, tergantung kategori. Untuk casing dan aksesoris handphone, halaman rincian biaya per kategori mencantumkan 10,00% bagi penjual Non-Star dan Star/Star+. Tarif kategori lain ada di artikel biaya admin Shopee.
  • Biaya proses pesanan: Rp 1.250 untuk setiap transaksi yang selesai, menurut halaman Biaya Proses Pesanan. Biaya ini sekali per pesanan, bukan per barang.
  • Gratis Ongkir XTRA (opsional): hanya kalau Anda ikut programnya. Untuk casing handphone ukuran biasa tarifnya 5,5%, maksimal Rp 40.000 per kuantitas produk, menurut halaman rincian persentase Gratis Ongkir XTRA. Penjelasan programnya ada di artikel Gratis Ongkir XTRA Shopee.
  • Biaya layanan produk Pre-order: 3% per kuantitas produk Pre-order, kecuali kategori tertentu yang dikecualikan, menurut halaman Produk Pre-order. Biaya ini penting bagi dropshipper, karena pemasok yang lambat memaksa produk jadi Pre-order. Daftar produk yang dikecualikan dan contoh hitungnya ada di artikel biaya pre order Shopee.

Ada pengecualian untuk penjual baru. Penjual Non-Star yang meng-upload produk pertama antara 1 Januari 2025 dan 31 Juli 2026 bebas biaya administrasi sampai lebih dari 50 pesanan selesai atau 6 bulan sejak produk pertama, menurut halaman Biaya Administrasi Penjual Non-Star. Biaya proses pesanan juga tidak dikenakan untuk 50 pesanan pertama bagi penjual Non-Star yang meng-upload produk pertama sebelum 1 Agustus 2026. Penjual yang mulai sejak 1 Agustus 2026 langsung membayar tarif penuh, jadi contoh di bawah memakai tarif penuh.

Semua potongan di atas hanya dikenakan untuk pesanan yang selesai, menurut halaman FAQ Biaya untuk Berjualan di Shopee. Pesanan yang batal tidak dipotong, tetapi juga tidak menghasilkan untung.

Contoh hitung: casing HP dalam tiga skenario

Angka di contoh ini rekaan untuk ilustrasi, bukan data penjualan. Toko Non-Star yang sudah melewati masa bebas biaya menjual casing HP. Pemasok menagih Rp 25.000 per casing plus Rp 1.000 untuk kemasan, dan toko ingin untung tetap Rp 13.250 per pesanan, apa pun program yang diikuti.

Skenario A: hanya potongan wajib

Harga jual Rp 45.000. Biaya admin 10% = Rp 4.500, biaya proses pesanan Rp 1.250.

Untung = 45.000 − 4.500 − 1.250 − 25.000 − 1.000 = Rp 13.250, atau 29,44% dari harga jual.

Cek balik: uang yang Anda terima dari Shopee 45.000 − 4.500 − 1.250 = Rp 39.250. Dikurangi bayar pemasok Rp 26.000, sisa Rp 13.250.

Skenario B: ikut Gratis Ongkir XTRA

Kalau harga tetap Rp 45.000, potongan XTRA 5,5% = Rp 2.475 langsung memotong untung menjadi Rp 10.775. Supaya untung tetap Rp 13.250, hitung harga minimumnya:

(25.000 + 1.000 + 1.250 + 13.250) ÷ (1 − 10% − 5,5%) = 40.500 ÷ 0,845 = Rp 47.929, dibulatkan ke atas menjadi Rp 48.000.

Cek balik: admin 10% × 48.000 = Rp 4.800, XTRA 5,5% × 48.000 = Rp 2.640, proses pesanan Rp 1.250. Uang diterima 48.000 − 4.800 − 2.640 − 1.250 = Rp 39.310. Dikurangi Rp 26.000 ke pemasok, sisa Rp 13.310, Rp 60 di atas target karena pembulatan.

Skenario C: ikut XTRA dan pemasok butuh 4 hari, jadi Pre-order

Pemasok baru bisa mengirim dalam 4 hari kerja, lebih lama dari masa pengemasan biasa, jadi produk dipasang sebagai Pre-order dan kena biaya layanan 3%. Total potongan persen jadi 18,5%.

40.500 ÷ (1 − 18,5%) = 40.500 ÷ 0,815 = Rp 49.693, dibulatkan menjadi Rp 49.700.

Cek balik: admin Rp 4.970, XTRA Rp 2.733,50, Pre-order 3% × 49.700 = Rp 1.491, proses pesanan Rp 1.250. Uang diterima 49.700 − 4.970 − 2.733,50 − 1.491 − 1.250 = Rp 39.255,50. Dikurangi Rp 26.000, sisa Rp 13.255,50.

SkenarioHarga jualPotongan ShopeeUntung per pesanan
A: potongan wajibRp 45.000Rp 5.750Rp 13.250
B: + Gratis Ongkir XTRARp 48.000Rp 8.690Rp 13.310
C: + XTRA + Pre-orderRp 49.700Rp 10.444,50Rp 13.255,50

Selisih harga A ke C Rp 4.700, hampir 10% dari harga jual, hanya untuk menjaga untung yang sama. Kalau harga pesaing tidak memberi ruang sebesar itu, keputusan yang lebih masuk akal biasanya mencari pemasok yang bisa kirim cepat atau tidak ikut XTRA untuk produk itu, bukan memangkas untung sampai tipis.

Kesalahan umum: menambah persen, bukan membagi

Cara yang sering dipakai adalah menambahkan persen potongan ke modal dan untung: (25.000 + 1.000 + 1.250 + 13.250) × (1 + 15,5%) = Rp 46.777,50, dibulatkan Rp 46.800. Hasilnya terlihat dekat, tetapi potongan dihitung dari harga jual yang lebih besar dari modal. Pada harga Rp 46.800 dengan potongan Skenario B, untungnya Rp 12.296, kurang Rp 954 per pesanan dari target. Pada 100 pesanan sebulan, selisihnya Rp 95.400.

Pemasok lambat: batas kirim, Pre-order, dan pesanan batal

Selain potongan, dropshipper menanggung risiko waktu kirim pemasok yang tidak bisa Anda kendalikan sendiri. Tiga aturan Shopee yang perlu dicocokkan dengan kecepatan pemasok:

  • Produk biasa harus dikirim cepat. Halaman Produk Pre-order meminta masa pengemasan diturunkan menjadi 2 hari bila ingin melepas status Pre-order. Menurut halaman Keterlambatan Pengiriman & Pesanan Tidak Terselesaikan, pesanan reguler yang tidak dikirim pada hari keempat dibatalkan otomatis.
  • Pre-order memberi waktu 3 sampai 30 hari kerja, tetapi jumlah produk Pre-order non-custom di toko dibatasi dan biaya layanan 3% berlaku untuk banyak kategori. Pembeli juga lebih jarang memilih produk Pre-order, menurut halaman yang sama.
  • Pesanan batal dan terlambat menambah poin penalti. Menurut halaman Sistem & Ketentuan Poin Penalti, tingkat pesanan tidak terselesaikan atau keterlambatan pengiriman 10% atau lebih dalam 7 hari terakhir memberi poin penalti.

Dampaknya ke untung: pesanan yang batal karena stok pemasok habis tidak dipotong biaya, tetapi juga tidak menghasilkan Rp 13.250. Kalau 5 dari 100 pesanan batal, untung bulanan Skenario A turun dari Rp 1.325.000 menjadi Rp 1.258.750, dan tingkat pesanan tidak terselesaikan Anda ikut naik. Cocokkan stok di Seller Centre dengan stok pemasok setiap hari sebelum iklan dinyalakan.

Dari untung per pesanan ke untung per bulan

Untung bulanan = untung per pesanan × jumlah pesanan selesai − biaya tetap bulanan (misalnya iklan, langganan alat, atau paket data). Dengan 100 pesanan selesai, Skenario A menghasilkan Rp 1.325.000 sebelum biaya tetap. Kalau Anda memasang iklan, biaya iklan per pesanan perlu masuk ke rumus di atas, karena biaya itu dibayar per klik, bukan per penjualan. Batas biaya iklan yang masih aman bisa dihitung lewat artikel ROAS Shopee yang bagus.

Belum ada data resmi tentang berapa persen untung dropship yang wajar. Persen di contoh ini (26% sampai 29%) adalah hasil hitungan dari angka rekaan, bukan patokan. Yang lebih berguna adalah membandingkan untung per pesanan Anda dengan harga pesaing untuk produk yang sama: cara melihatnya ada di artikel cara melihat harga kompetitor di Shopee.

Menghitungnya dengan kalkulator Risetika

Menghitung tiga skenario dengan tangan cepat membosankan saat produknya puluhan. Ekstensi Risetika punya Kalkulator Target ROAS yang langsung menampilkan untung per produk dan total potongan Shopee: isi harga pemasok di HPP Produk, kemasan di Operasional, persen kategori, lalu nyalakan Gratis Ongkir XTRA bila ikut. Biaya proses pesanan Rp 1.250 sudah terisi. Biaya Pre-order 3% bisa dimasukkan ke kolom Penyesuaian Fee.

Kalkulator Target ROAS Risetika dengan data contoh Skenario A: HPP Rp 25.000, harga jual Rp 45.000, operasional Rp 1.000, biaya kategori 10%, profit Rp 13.250 dan total biaya Shopee Rp 5.750
Skenario A di Kalkulator Target ROAS Risetika. Data contoh untuk ilustrasi, bukan data penjualan.
Kalkulator Target ROAS Risetika dengan data contoh Skenario C: harga jual Rp 49.700, biaya kategori 10%, Ongkir Xtra 5,5%, Penyesuaian Fee 3%, profit Rp 13.256 dan total biaya Shopee Rp 10.445
Skenario C: Gratis Ongkir XTRA 5,5% dan biaya Pre-order 3% di kolom Penyesuaian Fee. Kalkulator membulatkan Rp 13.255,50 menjadi Rp 13.256. Data contoh untuk ilustrasi.

Menurut halaman rincian persentase Gratis Ongkir XTRA (dibaca 11 Oktober 2026), mulai 1 Desember 2026, bila jadi diberlakukan, tarif program itu untuk penjual non-Shopee Mall diperbarui: baris casing handphone direncanakan naik menjadi 8,5%, dan harga minimum Skenario B ikut naik. Sampai tanggal itu, hitungan di atas memakai tarif yang berlaku sekarang, 5,5%.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah dropship Shopee butuh modal?

Anda tidak perlu membeli stok di muka, tetapi tetap butuh modal berjalan kalau pemasok minta dibayar saat pesanan masuk. Menurut FAQ Biaya di Pusat Edukasi Penjual Shopee, pesanan yang masih dalam pengiriman dan belum diterima pembeli belum terhitung selesai, jadi siapkan uang untuk membayar pemasok selama pesanan-pesanan itu masih di jalan.

Apakah biaya admin Shopee dihitung dari harga pemasok?

Tidak. Rumus resmi di FAQ Biaya Shopee memakai harga asli produk dikurangi diskon atau voucher yang ditanggung penjual, yaitu harga jual Anda. Itu sebabnya harga minimum dihitung dengan membagi, bukan menambah persen ke modal.

Lebih untung dropship atau affiliate Shopee?

Tergantung siapa yang menanggung risikonya. Dropshipper memegang selisih harga, tetapi membayar potongan Shopee dan menanggung pesanan batal dari pemasok yang lambat. Affiliate hanya menerima komisi dari penjualan yang ia bawa tanpa mengurus pesanan. Cara menghitung komisinya ada di artikel komisi AMS Shopee.

Bagaimana kalau pemasok butuh lebih dari 2 hari untuk mengirim?

Pasang produknya sebagai Pre-order dengan masa pengemasan sesuai kemampuan pemasok, lalu masukkan biaya layanan Pre-order 3% ke hitungan harga seperti Skenario C. Memaksa masa pengemasan biasa berisiko pesanan dibatalkan otomatis dan menambah poin penalti.

Baca angka pasarnya sendiri

Risetika menempelkan estimasi omzet, rentang harga, dan umur listing langsung di hasil pencarian Shopee. Coba gratis 3 hari.